Sumber Inspirasi Dan Berbagi

Karena Pengalaman Hidup adalah GURU yang terbaik

Profil Maher Zain

 

Siapa sangka dengan sosok yang satu ini menjadi trending topic baik diinternet maupun di media cetak khususnya di negara-negara muslim terbesar dan Eropa. Lagu InsyaAllah menjadi hits yang luar biasa memberikan banyak inspirasi kepada kaum muslimin dan mengingatkan mereka tentang Kekuasaan Sang Khaliq.

Jujur saja, ditengah hiruk pikuk negeri tercinta yang mayoritas muslim tapi akhir-akhir ini seakan-akan sebagai seorang muslim kita merasa tercabik-cabik dengan berbagai peristiwa di media , mulai kasus NII hingga bom yang diledakkan oleh teroris yang konon selalu diidentikkan dengan Islam.

Kehadiran Maher Zain setidaknya mengobati kegalauan kita sebagai sosok muslim, yang moderat dan mengajak kepada Islam yang damai dengan dakwah bil hikmah (cara yang baik).  Apalagi bila kita semua menyimak kisah Maher Zain yang baru 3,5 tahun mualaf meskipun dirinya dilahirkan oleh Keluarga Muslim. Menurut Maher dirinya sendiri mengalami masa-masa kekosongan, apalagi di Swedia meskipun ada komunitas muslim tapi menurutnya mereka sebagian besar telah melupakan ajaran Islam,  tidak heran menurutnya banyak sekali muslim disana yang minum arak, free sex dan penyimpangan lainnya. Akan tetapi hal itu ternyata tidak menyurutkan Hidayah Allah SWT yang dengan serta merta mengubahnya menjadi seorang muslim kembali…Subhanallah..!

Proses yang begitu panjang dan perjalanan bathin inilah yang menjadikannya sebagai seorang penyanyi dengan Genre “Islami”. Sebuah pilihan “berani” ditengah persaingan industri musik Luar Negeri yang luar biasa tetapi pilihan untuk terjun di musik Islami menjadikan dirinya di Idolakan oleh Generasi Muda khususnya di Negara-Negara Muslim seperti halnya di Indonesia, Malaysia dan belahan dunia lainnya.

Well….pelajaran hidup yang amat berharga bagi Maher Zain tentunya bagi kita juga, memang ada saatnya menjadi seorang muslim itu seperti memegang bara api di genggaman tangan…tapi Allah SW telah menjanjikan dalam firmannya ” Intansurullaha yan surkum wa yutsabit aqdamakum…..Maka Tinggikan dan tolonglah agama Allah ini, insyaallah Allah akan meneguhkan derajad dan kedudukan kita dimata manusia yang lain dimuka bumi ini…

Salam Hidayah….

 

Berikuta saya tampilkan beberapa video clip lagi dari Maher Zain yang bisa anda nikmat dan download….

 

1. Video Clip Insyaallah versi Inggris

 

2. Video Clip Insyaallah versi Arab

 

 

3. Video Clip Palestina Will Free

 

4.  Video Clip Thank’s to Allah

 

 

Selamat menikmati

 

 

 

 

 

 

 

 

Generasi Muda harus tetap kuliah ditengah himpitan ekonomi

Kebutuhan Ekonomi yang kian meningkat selaras dengan  biaya pendidikan yang semakin membumbung tinggi, bagi adik-adik kita yang mau masuk kuliah akan berfikir ulang  untuk masuk ke perguruan tinggi yang menjadi keinginannya atau impiannya. Demikian pula orang tua juga harus berfikir keras agar anaknya bisa menikmati bangku kuliah dengan biaya yang semakin tidak realistis dengan kantong uang kebanyakan….

Tapi…tunggu dulu…Selalu ada jalan kok, asal kita berusaha. Ada beberapa tips dan alternatif solusi yang akan saya coba tulis di blog saya ini untuk Adik-adik maupun orang tua yang bingung mau kuliah dengan biaya terjangkau.  Bagi adik-adik tentu tahu bahwa Negara memiliki perguruan tinggi Ikatan Dinas melalui beberapa departemennya. Nah berikut akan saya berikan informasi beberapa perguruan tinggi Ikatan Dinas yang tidak memungut biaya dan dijamin masuk kerja.

1.  STIS ( Sekolah Tinggi Ilmi Statistik)

Departemen :  Dibawah Badan Pusat Statistik

Pendaftaran :   4 April s/d 20 Mei 2011

website          :   http://www.stis.ac.id

Lokasi            :   Jakarta

2. AKAMIGAS -STEM (Akademi Minyak dan Gas Bumi )

Departemen :  Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, RI

website           : http://www.akamigas-stem.esdm.go.id

Lokasi            : Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan Pengeboran Minyak)

3. MMTC  (Sekolah Tinggi Multi Media Training Center_

Departemen : Kementerian Komunikasi dan Informasi

Pendaftaran : 21 Februari s/d 11 Agustus 2011

website          : http://www.mmtc.ac.id

Lokasi            : Yogyakarta

4. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)

Departemen :  Lembaga Sandi Negara

website           :  http://www.stsn-nci.ac.id

Lokasi             : Bogor

5. STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial RI.

Departemen : Kementerian Sosial RI

Website           : http://www.stks.ac.id

6. STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional)

Departemen : Badan Pertanahan Nasional RI

Website           : http://www.stpn.ac.id

Lokasi              : Yogyakarta

7. IPDN  (Institute Pemerintahan Dalam Negeri)

Departemen : Kementerian Dalam Negeri RI

Lokasi              :  Jawa Barat

8. AKIP (Akademi Ilmu Pemasyarakatan)

Departemen : Kementerian Hukum dan HAM RI

Website           : http://www.depkumham.go.id atau www.ecpns.kemenkumham.go.id

Lokasi              : DEPOK

Semoga bermanfaat bagi  orang tua maupun adik2 yang ingin kuliah meskipun biasa minim. Ini salah satu alternatif solusi….

Semoga Sukses icon smile Generasi Muda harus tetap kuliah ditengah himpitan ekonomi

Pilih laptop, IPAD atau BB ?

keboard Pilih laptop, IPAD atau BB ?Jadi inget salah satu rubrik di salah satu stasiun TV…e-lifestyle, saya tidak sedang promosi tapi ada fenomena menarik ditempat saya bekerja. Ya, banyak sekali Mahasiswa yang menggunakan laptop dimana-mana…saya tidak berani menghitung dengan prosentase dari total Mahasiswa di kampus ini yang menggunakan laptop tapi, pokoknya buanyak lah…mulai dari Merk Lokal sampai yang “branded” semuanya ada.

Saya termasuk yang memilih berkhusnuzhon dengan semakin banyaknya pengguna laptop ditempat saya bekerja (baca dikampus), berarti mahasiswa semakin melek tehnologi dan semakin banyak asupan keilmuan yang didapat selain dibangku kuliah, karena ada sumber ilmu yang lain yang luar biasa besar…yaitu internet.

Tapi khuznudhon saya jadi mulai terdegradasi ketika ada seorang mahasiswa dengan santainya menunjukkan koleksi film-film terbaru hollywood + lagu-lagu mp3 terbaru dari artis Indonesia maupun mancanegara…..

Seorang Mahasiswa sambil bilang ke temennya…”eh…klo download diatas jam 5 sore!”…Emang kenapa ?….Cuepet…mesti gak bakalan gagal dech klo download lagu.

Nah lho…. ? Bukannya download ebook or jurnal yang dilanggan Kampus dengan duit mereka sendiri tapi malah cari yg aneh-aneh…:(

Belum lagi akhir-akhir ini saya juga melihat fenomena lain disebagian kecil mahasiswa dengan perlengkapan gadget yang tidak lazim bagi seorang mahasiwa, setidaknya menurut saya pribadi;  yaitu IPAD dan Blackberry. Dalam pandangan saya kedua gadget yang saya sebutkan tadi mestinya dipegang oleh profesional muda yang waktunya luar biasa sibuk sehingga tidak sempat didepan komputer untuk sekedar cek email atau membuat report tugas yang sudah dilakukannya tempo hari.  But…it’s reall…ada dihadapan mata saya. Sekali lagi saya tidak menjustifikasi….mudah-mudahan mahasiswa/i tadi memang nyambi kuliahnya dengan bisnis bapaknya atau keluarganya, bukan karena sok gaya-gayan ngikuti trend  yang ujung2nya ipad cuman utk buka situs jejaring sosial atau cuman untuk chating dengan teman kuliahnya….

Tapi saya jadi agak ragu dengan khusnuzon saya tadi…karena tiba-tiba…mahasiswa yang sejak dari tadi mijitin gagdetnya tadi bilang….ke temennya ” Eh tugas Metpen dah dikirim Ella nih dah nyampe emailnya…kita copy paste trus di print di warnet yuk ?

Nah Lhoooo ? APa kata duniaa?

Oalah nduk..nduk…ipad/bb cuman buat kirim email tugas kuliah, copy paste lagi…:(

7 Hari ini, apa yang dicari orang Indonesia di Internet ?

Pemberitaah Tsunami di Jepang ternyata menjadi trending Topics di semua media baik elektronik, cetak dan terutama internet. Iseng saya lihat tadi di Internet membuka trending topics di Google hari ini…memang bisa diliat betapa nuansa tsunami dan berbagai macam yang terkait dengannya menjadi semacam trending topic dunia.

Anda bisa melihat sendiri dengan mengakses alamat http://www.google.com/trends dan bisa anda saksikan trending topik hari ini di google….mulai keyword tsunami japan, fukushima, japan, nuclear…semua yang terkait dengan peristiwa gempa bumi dan tsunami di jepang ada…

google trends 300x265 7 Hari ini, apa yang dicari orang Indonesia di Internet ?Sayangnya kita belum bisa melihat trending topik yang ada di Indonesia…entah karena mungkin Mbah Google ini asalnya memang dari amerika sehingga trending topik yang ada baru dari Amerika saja yang bisa diliat.

Ooo, tapi jangan putus asa kita bisa melihat juga kok apa saja yang dicari oleh orang Indonesia selama 30 hari ini…Mau Tahu ? Yuk kita cari tahu caranya :

1. Silahkan anda buka alamat berikut http://www.google.com/insights/search/#

google insight1 300x104 7 Hari ini, apa yang dicari orang Indonesia di Internet ?

2. Anda bisa memilih Filter yang disediakan disana, untuk Mudahnya Pilih saja Filter Pertama Penelusuran Web, Kemudian Filter Kedua pilih Negara Indonesia,  Apabila Anda ingin spesifik per profinsi bahkan ke kota tertentu ada filter berikutnya sub kawasan yang bisa anda pilih untuk kali ini abaikan saja. Berikutnya adalah filter Jangka waktu dan pilih saja 7 Hari terakhir . Dan pada filter yang terakhir anda diminta memasukkan kategori yang ingin anda masukkan, kali ini pilih saja Semua Kategori. Dan berikut inilah hasinya, bisa anda lihat pada screen shot dibawah ini :

google insight11 300x168 7 Hari ini, apa yang dicari orang Indonesia di Internet ?

Tuh, keluar khan bisa anda lihat apa saja yang dicari oleh Orang Di Indonesia 7 Hari Terakhir di Google….

Anda bisa aplikasikan ini untuk kebutuhan anda…

Software Hitung Zakat

zakat 300x246 Software Hitung Zakat

Menurut wikipedia Definisi Zakat adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya) menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syarak. Zakat merupakan rukun ketiga dari Rukun Islam

Secara etimologis zakat berarti “tumbuh”, “berkembang”, “menyucikan”, atau “membersihkan”. Sedangkan secara terminologi syari’ah, zakat merujuk pada aktivitas memberikan sebagian kekayaan dalam jumlah dan perhitungan tertentu untuk orang-orang tertentu sebagaimana ditentukan.

Bagi seorang muslim apabila sudah mencapai nishobnya, maka harta yang dimilikinya dalam kurun waktu satu tahun wajib dikeluarkan zakat .  Masalah sering muncul ketika harus menghitung Zakat karena ada banyak variabel yang menyertainya. Saya tidak sedang membahas masalah fiqih Zakat karena bukan pakarnya. Tetapi ada software yang bisa membantu anda untuk menghitung Zakat yang harus anda keluarkan.

Anda bisa Mendownloadnya DISINI

Belajar Tajwid Mudah

alquran 300x234 Belajar Tajwid MudahBerupaya menjadi seorang muslim yang baik,  salah satunya dengan mentadabburi dan selalu membaca ayat-ayat kauniyah (ciptaan-NYA) maupun ayat-ayat qauliyah (Al Qur’an). Bagi anda yang sudah kadung/terlanjur lanjut usia dan agak malu mengaji bersama dengan Anak-anak kita bahkan cucu-cucu kita di TPA (Taman Pendidikan Al Quran), bisa mencoba membeli buku-buku tentang cara membaca Al Qur’an dengan berbagai macam metode yang saat ini semarak dibuat pelatihan.

Khusus bagi anda yang sangat sibuk dan sehari-harinya bergelut dengan komputer atau laptop, ada software menarik yang dibuat oleh saudara kita untuk belajar tajwid dengan mudah. Silahkan anda dapat mendownloadnya DISINI

Tiga bulan tidak berani melihat wajah suami

etika suami isteri 247x300 Tiga bulan tidak berani melihat wajah suamiPerkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama  menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.

Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.

Sang istri pun bedrest di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.

“Haah, pergi?”. Kata sang istri.

“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.

Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.

Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.

Dan subhanallah …

Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.

Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.

Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya.  Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

(Diterjemahkan dari kisahk yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)

JENGIS KHAN ± 1162-1227

jenghis khan JENGIS KHAN ± 1162 1227 Jengis Khan, penakluk Mongol terbesar, dilahirkan kira-kira tahun 1162. Ayahnya seorang kepala suku kecil, menamakan anaknya Temujin sesudah dia mengalahkan kepala suku lain. Tatkala Temujin berumur sembilan tahun, ayahnya terbunuh oleh suku lawannya, dan sesudah itu anggota familinya yang kebetulan masih hidup berada dalam cengkeraman ketakutan dan keterasingan. Ini betul-betul suatu pemula dari kehidupan yang getir, dan bagi Temujin lebih-lebih lagi sebelum ada perubahan yang lebih baik untuk dirinya. Tatkala dia sudah menginjak usia muda remaja, dia tertawan dalam suatu pertempuran melawan suku lawannya.

Untuk mencegah dia bisa lolos, sebuah gelang bambu digantungkan di batang lehernya. Dari keadaan yang tak tampak jalan lolos dalam tahanan kelompok buta huruf yang primitif, dari negeri yang kering kerontang papa sengsara, Temujin mampu bangkit menjadi manusia yang terkuat di dunia.

Kebangkitannya bermula dari usahanya meloloskan diri dari tahanan lawannya. Kemudian dia bergabung dengan Toghril, teman akrab mendiang ayahnya, seorang kepala suku yang punya kaitan hubungan di daerah itu. Tahun-tahun berikutnya yang penuh dengan baku hantam antar suku, Temujin setapak demi setapak berjuang keras mencapai puncak.

Suku-suku Mongol lama terkenal penunggang-penunggang kuda yang mahir dan pendekar-pendekar yang keras tak kenal ampun. Sepanjang sejarah mereka tak henti-hentinya menggempur Cina bagian utara. Tetapi, sebelum Temujin muncul, antar suku Mongol suka berhantam sesamanya menyia-nyiakan energi. Dengan kelihaian menggabungkan sikap keberanian, diplomasi, kekerasan dan kesanggupan mengorganisir, Temujin berhasil menyatukan semua suku-suku dibawah kepemimpinan Temujin, dan pada tahun 1206 sebuah permusyawaratan besar antar suku-suku Mongol memberi julukan Temujin “Jengis Khan” yang berarti “Kaisar semesta.” Kekuatan militer Jengis Khan yang menakutkan yang digalangnya menujukan ujung tombaknya ke negeri-negeri yang berdampingan. Mula-mula dia melabrak Hsi Hsia di timur laut Cina dan Kekaisaran Chin di utara Cina. Tatkala pertempuran berlangsung percekcokan timbul antara Jengis Khan dan Khwarezm Shah Muhammad yang memerintah kerajaan yang lumayan besarnya di Persia dan Asia Tengah. Di tahun 1219 Jengis Khan menggerakkan pasukannya melabrak Khwarezm Shah. Asia Tengah dan Persia diambil alih dan kerajaan Khwarezm Shah Muhammad dihancurluluhkan. Bersamaan dengan itu sebagian pasukan Mongol menyerang Rusia, Jengis Khan pribadi memimpin tentara menyerbu Afganistan dan India bagian utara. Dia kembali ke Mongolia tahun 1225 dan wafat di sana tahun 1227.

Sesaat sebelum Jengis Khan menghembuskan nafas terakhir, dia minta agar putera ketiganya, Ogadai, ditetapkan jadi penggantinya. Ini merupakan pilihan bijaksana karena Ogadai menjadi seorang jendral brilian atas hasil usahanya sendiri. Di bawah kepemimpinannya, pasukan Mongol meneruskan penyerbuannya di Cina, sepenuhnya menguasai Rusia, dan menyerbu maju menuju Eropa. Di tahun 1241 gabungan tentara Polandia, Jerman, Hongaria sepenuhnya dipukul oleh orang-orang Mongol yang maju pesat menuju Budapest. Tetapi, tahun itu Ogadai meninggal dunia dan pasukan Mongol mundur dari Eropa dan tak pernah kembali lagi.

Ada masa lowong yang kentara tatkala para kepala suku Mongol saling adu alasan mengenai soal pengganti pimpinan. Tetapi, sementara itu di bawah dua Khan berikutnya (Mangu Khan dan Kublai Khan, keduanya cucu Jengis Khan) orang-orang Mongol meneruskan maju mendesak terus di Asia. Tahun 1279 orang-orang Mongol sudah menguasai sebuah empirium yang terluas dalam sejarah. Penguasaan daerahnya meliputi Cina, Rusia, Asia Tengah, juga Persia dan Asia Tenggara. Tentaranya melakukan gerakan maju yang penuh keberhasilan menambah daerah yang membentang mulai dari Polandia hingga belahan utara India, dan kekuasaan Kublai Khan diakhiri di Korea, Tibet, dan beberapa bagian Asia Tenggara.

Suatu empirium yang begini luas daerahnya dengan sendirinya sukar diatasi lewat sistem transportasi yang masih primitif. Akibatnya adalah musykil memelihara keutuhan daerah kekuasaan, sehingga pada akhirnya empirium itu terpecah belah. Tetapi, kekuasaan Mongol masih mampu bertahan bertahun-tahun. Orang Mongol baru terhalau dari sebagian besar Cina tahun 1368. Malahan, kekuasaan mereka atas daerah Rusia berlangsung lebih lama. “Pengelana Emas,” begitulah julukan yang lazim diberikan kepada kerajaan cucu Jengis Khan bernama Batu didirikan di Rusia berlangsung hingga abad ke-16 dan Khamate dari Crimea bertahan hingga tahun 1783. Cicit-cicit lain Jengis Khan mendirikan dinasti-dinasti yang menguasai Asia Tengah dan Persia. Kedua daerah ini ditundukkan di abad ke-14 oleh Timurleng (Tamerlane), juga berdarah Mongol dan mengklaim diri keturunan Jengtis. Dinasti Tamerlane berakhir di abad ke-15. Tetapi meski ini berakhir bukanlah berarti penaklukan-penaklukan dan penguasaan Mongol sudah stop. Cicit Tamerlane bernama Baber menyerbu dan menduduki India dan mendirikan dinasti Mogul (Mongol). Penguasa-penguasa Mogul, yang menguasai hampir seluruh India tetap menggenggam tampuk kekuasaan hingga pertengahan abad ke-18.

Dalam perjalanan sejarah telah dapat dipastikan penguasaan oleh manusia-manusia –katakanlah manusia “sinting” kalau mau– yang telah mampu menaklukkan dunia dan berhasil menguasainya. Yang paling menonjol dari para “Megalomaniak” ini adalah Alexander Yang Agung, Jengis Khan, Napoleon Bonaparte dan Hitler. Apa sebab dan alasan apa menempatkan keempat orang ini dalam daftar urutan atas dalam daftar buku ini? Bukankah yang namanya ide lebih bermakna ketimbang bala tentara? Saya tentu saja sepakat bahwa dalam jangka panjang pena jauh punya kekuatan ketimbang pedang. Bahkan juga dalam ukuran jangka pendek. Masing-masing dari keempat tokoh di atas menguasai begitu luas daerah dan begitu banyak penduduk dan menanamkan pengaruh begitu besar kepada orang-orang sejamannya dan mereka tidaklah bisa disebut dan disisihkan semacam menghadapi bandit biasa.

Peta Kekuasaan Jenghis Khan 300x200 JENGIS KHAN ± 1162 1227
Penaklukan Mongol

Apa sebab saya berkesimpulan Jengis Khan lebih penting dari ketiga tokoh lainnya? Sebagian –tentu saja– karena pengaruhnya menyebar ke daerah yang lebih luas dari pengaruh lainnya. Dan yang lebih penting lagi, pengaruhnya berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama. Napoleon dan Hitler terkalahkan tatkala keduanya masih hidup dan penaklukannya berjangka pendek. Meski pasukan Alexander Yang Agung tak terkalahkan pada saat ia tutup usia, dia tak pernah menunjuk penggantinya dan sesudah kematiannya empiriumnya segera berantakan. Tetapi, Jengis Khan mampu mengorganisir daerah taklukannya begitu cermat dan rapinya, dan baik anak-anak maupun cucu-cucunya semuanya merupakan pewaris yang teguh. Orang-orang Mongol meneruskan penguasaan atas daerah begitu luas di Asia berabad-abad sesudah kematian Jengis Khan.

Salah satu akibat tak langsung penaklukan oleh Jengis Khan menyimpan makna tersendiri. Penaklukan Mongol yang berbarengan dengan penyatuan sebagian besar Asia lebih mengembangkan rute perdagangan di kawasan itu daripada keadaan sebelumnya. Dan sekaligus mendorong arus perdagangan antara Cina dan Eropa. Pedagang-pedagang Eropa seperti Marco Polo dengan demikian dapat melakukan perjalanan ke Cina dan kembali membawa pelbagai rupa kisah tentang betapa kaya dan makmurnya Cina. Peningkatan kegiatan ekonomis dengan daerah Timur ini dan kenaikan minat di Cina sendiri salah satu sebab yang menggoda orang-orang Eropa untuk berdatangan mencari rejeki dan mengeksploitir Timur.

Salah satu kenyataan penting: andaikata Christoper Colombus, Simon Bolivar dan Thomas Edison tak pernah dilahirkan ibu mereka ke dunia, dapat dipastikan ada orang lain yang menemukan benua Amerika, yang membebaskan Amerika Latin, yang menemukan cahaya listrik. Tetapi, jika Jengis Khan tak pernah dilahirkan emaknya, tak bakalan dunia menyaksikan penaklukan begitu dahsyat dan besar-besaran oleh bangsa Mongol. Suku-suku Mongol tak pernah bisa bersatu sebelum abad ke-13 dan mereka sekarang tak bisa bersatu lagi. Jengis Khan dengan demikian tak syak lagi merupakan penggerak utama dari perbuatan besar itu dalam sejarah manusia

Sumber : Unkown

Bunda tolong mandikan aku sekali saja

Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ”Why not to be the best?,” begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.

Ketika Kampus, mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht-Belanda, Dewi termasuk salah satunya.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Dewi mendapat pendamping hidup yang ”selevel”; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi. tak lama berselang lahirlah Bayu, buah cinta mereka, anak pertamanya tersebut lahir ketika Dewi diangkat manjadi staf diplomat, bertepatan dengan suaminya meraih PhD. Maka lengkaplah sudah kebahagiaan mereka.

Ketika Bayu, berusia 6 bulan, kesibukan Dewi semakin menggila. Bak seekor burung garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Sebagai seorang sahabat setulusnya saya pernah bertanya padanya, “Tidakkah si Bayu masih terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal oleh ibundanya ?” Dengan sigap Dewi menjawab, “Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya dengan sempurna”. “Everything is OK !, Don’t worry Everything is under control kok !” begitulah selalu ucapannya, penuh percaya diri.

Ucapannya itu memang betul-betul ia buktikan. Perawatan anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter termahal. Dewi tinggal mengontrol jadwal Bayu lewat telepon. Pada akhirnya Bayu tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas mandiri dan mudah mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang betapa hebatnya ibu-bapaknya. Tentang gelar Phd. dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang berlimpah. “Contohlah ayah-bundamu Bayu, kalau Bayu besar nanti jadilah seperti Bunda”. Begitu selalu nenek Bayu, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Bayu berusia 5 tahun, neneknya menyampaikan kepada Dewi kalau Bayu minta seorang adik untuk bisa menjadi teman bermainnya dirumah apa bila ia merasa kesepian.

Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Dewi dan suaminya kembali meminta pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Bayu. Lagi-lagi bocah kecil inipun mau ”memahami” orangtuanya.

Dengan Bangga Dewi mengatakan bahwa kamu memang anak hebat, buktinya, kata Dewi, kamu tak lagi merengek minta adik. Bayu, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek dan sangat mandiri. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Bahkan, tutur Dewi pada saya , Bayu selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Dewi sering memanggilnya malaikat kecilku. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, namun Bayu tetap tumbuh dengan penuh cinta dari orang tuanya. Diam-diam, saya jadi sangat iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Dewi berangkat ke kantor, entah mengapa Bayu menolak dimandikan oleh baby sitternya. Bayu ingin pagi ini dimandikan oleh Bundanya,” Bunda aku ingin mandi sama bunda…please…please bunda”, pinta Bayu dengan mengiba-iba penuh harap.

Karuan saja Dewi, yang detik demi detik waktunya sangat diperhitungkan merasa gusar dengan permintaan anaknya. Ia dengan tegas menolak permintaan Bayu, sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Bayu agar mau mandi dengan baby sitternya. Lagi-lagi, Bayu dengan penuh pengertian mau menurutinya, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini terus berulang sampai hampir sepekan. “Bunda, mandikan aku !” Ayo dong bunda mandikan aku sekali ini saja…?” kian lama suara Bayu semakin penuh tekanan. Tapi toh, Dewi dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Bayu sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Bayu bisa ditinggal juga dan mandi bersama Mbanya.

Sampai suatu sore, Dewi dikejutkan oleh telpon dari sang baby sitter, “Bu, hari ini Bayu panas tinggi dan kejang-kejang. Sekarang sedang di periksa di Ruang Emergency”.

Dewi, ketika diberi tahu soal Bayu, sedang meresmikan kantor barunya di Medan. Setelah tiba di Jakarta, Dewi langsung ngebut ke UGD. Tapi sayang… terlambat sudah…Tuhan sudah punya rencana lain. Bayu, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh Tuhannya.. Terlihat Dewi mengalami shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah untuk memandikan putranya, setelah bebarapa hari lalu Bayu mulai menuntut ia untuk memandikannya, Dewi pernah berjanji pada anaknya untuk suatu saat memandikannya sendiri jika ia tidak sedang ada urusan yang sangat penting. Dan siang itu, janji Dewi akhirnya terpenuhi juga, meskipun setelah tubuh si kecil terbujur kaku.

Ditengah para tetangga yang sedang melayat, terdengar suara Dewi dengan nada yang bergetar berkata “Ini Bunda Nak…., Hari ini Bunda mandikan Bayu ya…sayang….! akhirnya Bunda penuhi juga janji Bunda ya Nak..” . Lalu segera saja satu demi satu orang-orang yang melayat dan berada di dekatnya tersebut berusaha untuk menyingkir dari sampingnya, sambil tak kuasa untuk menahan tangis mereka.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, para pengiring jenazah masih berdiri mematung di sisi pusara sang Malaikat Kecil. . Berkali-kali Dewi, sahabatku yang tegar itu, berkata kepada rekan-rekan disekitanya, “Inikan sudah takdir, ya kan..!” Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya di panggil, ya dia pergi juga, iya kan?”. Saya yang saat itu tepat berada di sampingnya diam saja. Seolah-olah Dewi tak merasa berduka dengan kepergian anaknya dan sepertinya ia juga tidak perlu hiburan dari orang lain.

Sementara di sebelah kanannya, Suaminya berdiri mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pucat pasi dengan bibir bergetar tak kuasa menahan air mata yang mulai meleleh membasahi pipinya.

Sambil menatap pusara anaknya, terdengar lagi suara Dewi berujar, “Inilah konsekuensi sebuah pilihan!” lanjut Dewi, tetap mencoba untuk tegar dan kuat.

Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja yang menusuk hidung hingga ke tulang sumsum. Tak lama setelah itu tanpa di duga-duga tiba-tiba saja Dewi jatuh berlutut, lalu membantingkan dirinya ke tanah tepat diatas pusara anaknya sambil berteriak-teriak histeris. “Bayu maafkan Bunda ya sayaang..!!, ampuni bundamu ya nak…? serunya berulang-ulang sambil membenturkan kepalanya ketanah, dan segera terdengar tangis yang meledak-ledak dengan penuh berurai air mata membanjiri tanah pusara putra tercintanya yang kini telah pergi untuk selama-lamanya.

Sepanjang persahabatan kami, rasanya baru kali ini saya menyaksikan Dewi menangis dengan histeris seperti ini.

Lalu terdengar lagi Dewi berteriak-teriak histeris “Bangunlah Bayu sayaaangku….Bangun Bayu cintaku, ayo bangun nak…..?!?” pintanya berulang-ulang, “Bunda mau mandikan kamu sayang…. Tolong Beri kesempatan Bunda sekali saja Nak…. Sekali ini saja, Bayu.. anakku…?” Dewi merintih mengiba-iba sambil kembali membenturkan kepalanya berkali-kali ke tanah lalu ia peluki dan ciumi pusara anaknya bak orang yang sudah hilang ingatan. Air matanya mengalir semakin deras membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Bayu.

Senja semakin senyap, aroma bunga kamboja semakin tercium kuat manusuk hidung membuat seluruh bulu kuduk kami berdiri menyaksikan peristiwa yang menyayat hati ini…tapi apa hendak di kata, nasi sudah menjadi bubur, sesal kemudian tak berguna. Bayu tidak pernah mengetahui bagaimana rasanya dimandikan oleh orang tuanya karena mereka merasa bahwa banyak hal yang jauh lebih penting dari pada hanya sekedar memandikan seorang anak.

Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua yang sering merasa hebat dan penting dengan segala kesibukannya.

sumber :

http://forum.detik.com/bunda-tolong-mandikan-aku-sekali-saja-please-pelajaran-buat-kita-t179293.html

EMPATI

Iseng saya membuka laporan pendidikan Rifqi waktu di playgroup setahun yang lalu, salah satu poin evaluasi dituliskan bahwa anak saya yang pertama ini memiliki kepekaan emosional yang tinggi.

Saya sendiri tersenyum ketika membaca poin tersebut, teringat sebuah peristiwa, pernah bu Fitri,  gurunya bercerita satu hari salah seorang teman di playgroupnya ketika sedang asyiknya bermain-main tiba-tiba terjatuh hingga menangis dan mengeluarkan darah di lututnya….

Waktu itu semua anak-anak playgroup berlari ketakutan kecuali rifqi justru mendekat ke anak yang jatuh tadi…saya lupa namanya sebut saja..Naura. Spontan Rifqi berlutut dihadapan naura yang duduk sambil memegangi lututnya yang sakit sambil menangis tadi dengan menanyakan….

“Naura sakit ya ?

“Gpp kok naura…cup..cup…jangan nangis ya ?”  Rifqi  Seperti menirukan Ibunya yang menenangkan adiknya ketika menangis. Sambil mengelus-elus kepala temennya tadi. Kalau mungkin Rifqi perempuan saya bisa maklum tapi ini laki-laki melow banget hatinya, gak tegaan dan rasa sosialnya terhadap sesama tinggi sekali.

Ala kullihal sebagai orang tua sebagai warga negara dan ummat beragama saya merasakan betul betapa sulitnya di jaman yang semakin modern ini kepedulian kita terhadap sesama. Spontanitas  untuk segera menolong dan insting begitu ada orang lain yang tertimpa musibah kemudian sekonyong-konyong kita membantu sepertinya jarang lagi kita temui.

Bukankah Yogya, Mentawai, Papua dlll banyak masyarakat Indonesia yg tergerak menyumbang?

Iya tapi nyumbang dana, klo tenaganya tanpa memandang siapa dia dan jabatan dia…rasanya segelintir orang saja dari 200 juta rakyat Indonesia.

Mata saya hanya bisa menerawang jauh kedepan, sambil berdoa semoga Anakku Rifqi sampai kapanpun tetap menjadi anak yang peduli dan sigap menolong jadi apapun engkau nak…!

Page 1 of 41234
Sumber Inspirasi Dan Berbagi © 2014 Frontier Theme