Bisnis Anda

Bagaimana Memulai Bisnis dari Awal ?

Posted on 156 views

Lanjut lagi dengan tulisan saya tentang usaha ditengah badai PHK

Setelah 2x terkena PHK saya menyimpulkan sekaya apapun kalau masih jadi karyawan bahkan manager di perusahaan atau instansi tetap rawan diberhentikan dengan hormat ataupn tidak hormat alias di PHK. Prinsip itu yang selalu terngiang sampai dengan saat ini. Berawal dari pengalaman pribadi inilah meskipun saya seorang karyawan tetap punya usaha utama (bukan sampingan lho ya he..he..he..).

Hingga hari ini saya masih ngopeni  usaha hosting & domain , jasa pembuatan website instant yang dulu tidak begitu saya urus tapi justru sekarang banyak menopang ekonomi keluarga.

Oke cukup curhatnya yaa…  !

Btw… saya tidak mengajak anda untuk berbisnis dan jualan seperti apa yang saya lakukan karena tiap orang punya kecenderungan, hobi atau passion ( halah apa itu..) yang berbeda. Tapi saya ingin berbagi pengalaman agar kita tetap eksis jualan ditengah PHK yang semakin gencar.

Pertama, yang terpenting adalah “optimisme yang tinggi

Sudah optimis ditambahi yang tinggi, ya karena keyakinan bahwa kita akan berhasil itu perlu. Bahwa memulai usaha itu tidak perlu modal materi itu benar. Karena keyakinan bahwa modal itu bisa kita dapatkan itu yang menurut saya sangat penting. Jadi bila ada yang bilang ” enakan bisnis A” modal cuma internet doang kita sudah bisa menghasilkan dollar.

Jangan percaya jargon tersebut !

Mengapa?

Titik poinnya bukan pada internet doang tetapi proses bagaimana menghasilkan dollar tidak pernah disebut dalam proses bisnis A tersebut. So, jangan kemanakan sama sales letter ya ? Kembali lagi, yakinkan diri anda bahwa bisnis yang anda yakini itu adalah yang akan berhasil mengantarkan anda menuju kebebasan finansial atau kesuksesan.

Kedua, Pasrahkan semuanya kepada Sang Khalik

Pada awal mencoba atau menjalani sebuah usaha menurut saya titik terpentingnya adalah kepasrahan kita pada Allah SWT.  Jadikan bisnis anda berdimensi Religius bukan hanya duniawi saja.

Mengapa bisnis harus menjadi religius ?

Pada saat saya memulai menjalani usaha atau bisnis yang saya rasakan adalah kepasrahan yang mendalam bahwa semua usaha kita akan berhasil manakala Allah SWT ridho atau merestui semua usaha kita. Konsekwensinya memang kita harus berjalan diatas ketentuan Allah SWT , jangan berbisnis yang haram atau subhat yang masih belum jelas tinjauannya menurut Allah SWT.

Agak susah memahaminya tetapi bila anda seorang ayah atau seorang ibu yang dituntut secara ekonomi untuk menghidupi keluarga, anda akan merasakan hal yang sama.

Ketiga, Mulailah dari Passion Anda

Passion menurut saya ada 2 hal, pertama merupakan kenderungan kita yang sangat intens akan suatu hal sampai kita betah berlama-lama melakukan itu. Saya pribadi senang sekali didepan laptop/komputer sampai berjam-jam lamanya ada juga orang yang suka bercocok tanam berjam-jam lamanya.

Nah mulailah dari passion anda, akan tetapi tidak semuanya bisa dijadikan sarana memulai usaha. Bila anda termasuk yang hobbi dan passionnya tidak bisa menjadi sarana berbisnis maka mulailah dari peluang yang ada disekitar anda. Terkadang peluang yang ada disekitar kita itu akan menjadi passion kita meskipun awalnya terkesan kita dipaksa keadaan tetapi fakta membuktikan banyak pengusaha yang sukses ketika melihat peluang disekitarnya.

Keempat, Membangun TIM

Mencari orang yang se-ide dengan anda kemudian membangun bisnis bersama akan mempercepat proses keberhasilan tujuan bisnis Anda. Bila terasa sulit di awal untuk membangun tim maka apabila anda suami istri cukuplah itu menjadi tim yang solid.

Dalam membangun tim ini titik poin terpentingnya adalah “TRUST” atau kejujuran. Saya pribadi mengalami jatuh bangun ketika membangun kebersamaan dengan tim. Pelajaran terbesar dalam hidup saya ketika membangun tim hanya berlandaskan keunguntungan/uang /materi. Maka  saya jamin hal itu tidak akan bertahan lama. Seperti saya bilang tadi landasannya adalah kejujuran, maka tim anda akan bertahan lama.

Kelima, Mencari Investor / Modal

Bila anda sudah memiliki pendanaan yang cukup simpan dulu tips ini. Bagi anda yang membutuhkan investor karena perlu investasi awal, segera buat proposal dan perencanaan bisnis anda dalam jangka waktu tertentu.  Ajukan kepada investor anda. Investor ini bila memungkinkan adalah orang terdekat kita, bisa saudara atau paman yang lebih tua. Maksudnya supaya bila terjadi kemungkinan terburuk maka bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Sekian dulu dari saya, mudah-mudahan bermanfaat. Saya masih newbie tetapi mudah2an apa yang saya bagikan ini bermanfaat untuk anda semua. Semua adalah catatan saya pribadi sekali lagi semoga bermanfaat.

Wallahu alam  bishowab

Gravatar Image
Wahyu Tri Sasongko, Seorang Ayah yang punya hobby Ngeblog sekaligus menjalankan bisnis dibidang Teknologi Informasi, Aktif sebagai Trainer Aplikasi Opensource, Trainer pembuatan website, sekarang belajar menjadi seorang internet marketer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *